Manfaat Jalan Kaki, Bisa Cegah Penyakit Berbahaya Lho!

Home / Gaya Hidup / Manfaat Jalan Kaki, Bisa Cegah Penyakit Berbahaya Lho!
Manfaat Jalan Kaki, Bisa Cegah Penyakit Berbahaya Lho! Ilustrasi. (foto: Istimewa)

TIMESMEDAN, JAKARTA – Jalan kaki termasuk aktivitas sederhana yang memiliki banyak manfaat. Jalan kaki secara rutin setidaknya 30 menit setiap hari bisa membuat tubuh lebih sehat. Berikut ini berbagai manfaat jalan kaki untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui.

1. Memperbaiki mood

Menurut studi yang dilakukan oleh California State University di Amerika Serikat, disebutkan bahwa jalan kaki dapat memperbaiki mood dan membuat Anda lebih berenergi. Selain itu, berjalan kaki di luar ruangan dapat membuat Anda terpapar sinar matahari yang membuat suasana hati menjadi lebih baik. 

2. Membuat lebih kreatif

Menurut studi yang dipublikasikan di the Journal of Experimental Psychology, Learning, Memory, and Cognition pada tahun 2014, disebutkan bahwa jalan kaki dapat memunculkan ide kreatif. Para peneliti menyebutkan dibandingkan hanya duduk, berjalan kaki dapat membuat pikiran seseorang lebih segar, sehingga tak kehabisan ide. 

3. Menurunkan berat badan

Dengan berjalan kaki selama 30 menit, Anda dapat membakar antara 90-200 kalori. Bahkan meski berat badan Anda tidak turun dengan signifikan, berjalan kaki bisa menurunkan lingkar paha dan bahkan perut Anda.

4. Menurunkan risiko terkena penyakit kronis

Menurut the American Diabetes Association, rutin berjalan kaki dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan menurunkan risiko terkena penyakit diabetes. Selain itu, berdasarkan studi yang dilakukan oleh the University of Boulder Colorado dan the University of Tennessee di Amerika Serikat, disebutkan bahwa rutin berjalan kaki dapat menurunkan risiko hipertensi dan stroke hingga 20-40 persen.

5. Menjaga kesehatan sendi

Menurut penelitian yang dipublikasikan di the American Journal of Preventive Medicine pada tahun 2019, dilaporkan bahwa manfaat jalan kaki lainnya adalah menjaga kesehatan sendi. Penelitian ini dilakukan pada 1.564 partisipan berusia lebih dari 49 tahun dengan masalah nyeri sendi. Para partisipan diminta untuk berjalan kaki selama 1 jam setiap minggunya. Hasilnya, partisipan yang rutin berjalan kaki selama 1 jam setiap minggu melaporkan nyeri sendi berkurang. (*)

sumber: Klik Dokter

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com